dunia mengapa engkau begitu kejam terhadapku. Mengapa mereka begitu jahat menghancurkan hati yang bahagia bersamanya.Mengapa mereka terlalu ikut campur sama semua perasaan. sekarang kalian semua puas udh buat hati hancur ditinggal pergi dirinya.
Wahai engkau disana bisakah kita kembali lagi. saya tidak bisa hidup tanpamu. rasanya saya lebih baik mengakhirin semua kehidupan ini. saya sudah tidak kuat harus sedih kehilangan dirimu lagi.
Kenapa kehidupanku selalu saja penuh dengan tangisan. Kenapa dia mesti berbohong didepan teman2nya. Jelek itukah aku hingga dia hrs berbohongi dirinya sendiri. Apa salahku hingga dia seperti ini...
jujur aku sebel sama temen2 knp mereka seperti memaksa... seakan2 mereka seperti tidak senang dengan berhubungan sama dia...
Aku bingung pengen nangis tapi aku ga pengen mereka smua tau klo sebenernya lagi sedih....
aku hrs berpura2 terlihat senang...
Ini hari ke tiga aku diamin kamu. Jujur memang berat untuk menjauhin kamu tapi ini yang terbaik buat diriku. Kamu ga pernah tahu perasaan yang aku rasa. Mungkin didepan semua orang aku selalu bilang ga sedih ataupun sakit hati sama kamu tapi itu semua hanyalah dibibir. Kenyataannya hatiku selalu sedih dan sakit yang aku rasa. Kamu ga tahu tiap malam tiap jam tiap menit tiap detik dan tiap waktu aku selalu menangis dam berdoa agar selalu diberikan kekuatan. Mungkin selama kita dekat kemarin itu kamu cuma anggap aku sebagai pelampisan disaat kamu lagi bimbang atau sedih sama dia...
tapi jujur aku benar2 sayang n cinta dengan tulus hati sampai aku rela menangis demi kamu.... tapi ini balasan kamu ke aku dengan menjadi aku sebagai pelampisan saja...
aku berharap kamu suatu merasakan sakit dan sedih yang aku rasakan ini.
aku juga akan tunjukin kekamu kalau aku bisa lebih dari kamu. Akan membuat kamu menyesal udh bikin aku kaya gini..... aku jg akan buktiin kalau lebih baik daripada dirinya.....
terima kasih udah pernah baik, perhatian sama aku...
hari ini aku dapat kabar kalau dia akan menikah tgl 4 oktober..
rasanya hatiku dalam sekian detik langsung hancur berkeping-keping.. pengen nangis tapi aku ga boleh nangis karena itu akan ketahuan semua orang...
harusnya aku denger kata orang tua untuk menghindarin dia dari awal sekarang semuanya terlambat. aku sudah terjebak dalam hatinya.. yang aku makin sebel adalah dia menanyakan "kenapa aku diam aja dengan muka murung. ga dilihatnya kalau pasang muka murung kaya gitu." padahal aku murung juga itu karena dia.
Kenapa sih dia tidak peka dengan perasaan aku..????
kenapa dia mempermainkan hati aku????
rasanya hatiku dalam sekian detik langsung hancur berkeping-keping.. pengen nangis tapi aku ga boleh nangis karena itu akan ketahuan semua orang...
harusnya aku denger kata orang tua untuk menghindarin dia dari awal sekarang semuanya terlambat. aku sudah terjebak dalam hatinya.. yang aku makin sebel adalah dia menanyakan "kenapa aku diam aja dengan muka murung. ga dilihatnya kalau pasang muka murung kaya gitu." padahal aku murung juga itu karena dia.
Kenapa sih dia tidak peka dengan perasaan aku..????
kenapa dia mempermainkan hati aku????
Hari ini dia cerita lagi..
Dia bilang kalau hubungan dia antara tunangan telah berakhir. Dan mereka tidak jadi menikah..
Kenapa sih dia harus bercerita seperti itu ke aku. Itu semua membuat aku sedih berkelanjutan dan itu semua membuat aku jadi berharap lebih lagi terhadap dirinya..
Aku cape harus berpura-pura tegar, senang dan bahagia didepan semua orang. Padahal dibelakang itu semua aku sakit dan sedih...
Setiap hari aku selalu menangis dan berdoa agar aku selalu diberikan ketabahan dan kesabaran..
Jika dia memang jodoh aku maka dekat kita berdua tapi jika bukan dia.. pertemukanlah aku dengan jodohku agar aku tidak harus sakit dan sedih lagi....
Dia bilang kalau hubungan dia antara tunangan telah berakhir. Dan mereka tidak jadi menikah..
Kenapa sih dia harus bercerita seperti itu ke aku. Itu semua membuat aku sedih berkelanjutan dan itu semua membuat aku jadi berharap lebih lagi terhadap dirinya..
Aku cape harus berpura-pura tegar, senang dan bahagia didepan semua orang. Padahal dibelakang itu semua aku sakit dan sedih...
Setiap hari aku selalu menangis dan berdoa agar aku selalu diberikan ketabahan dan kesabaran..
Jika dia memang jodoh aku maka dekat kita berdua tapi jika bukan dia.. pertemukanlah aku dengan jodohku agar aku tidak harus sakit dan sedih lagi....
Kenapa seorang pria tidak pernah sama antara ucapan dibibir sama dengan hatinya....
Dia selalu ngeledek aku dan menjodohkan aku dengan pria lain tapi kalau dibelakang dia selalu menyakan perasaan aku yg suka sama dia. Kalau aku bilang sudah tidak suka,dia selalu bilang itu ga mungkin dan ga yakin....
Dia membuatku bingung dan seperti mempermainkan perasaan aku yang suka sama dia.......
Merindukan pendamping hidup adalah fitrah setiap insan.
Wanita, sebagai makhluk Alloh yang cenderung ingin diayomi atau dilindungi, tentu wajar berharap pula akan kehadiran seorang ikhwan dalam hidupnya. Dan saat menanti adalah ujian berat bagi seorang gadis. Sebagai bunga yang sedang mekar atau yang mungkin telah mekar sekian lama, seringkali ia terlena dengan tawaran manis si kumbang yang datang mempesonanya. Sayang, kebanyakan kumbang-kumbang itu sekedar ingin menggoda saja. Malah ada pula yang sekedar ingin menghisap madunya tanpa mau bertanggung jawab. Na'udzubillah! Begitulah fakta di masa kini. Realita fitnah syahwat yang terjadi di mana-mana hingga banyak wanita kehilangan kehormatannya. Karena itu, setiap gadis muslimah hendaknya pandai-pandai menjaga diri dan selalu berhati-hati, jangan sampai tertipu. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang gadis muslimah dalam penantian?
Memperbanyak amal ibadah
Seorang muslimah dalam masa penantian hendaknya semakin mendekatkan diri kepada Alloh. Pendekatan diri kepada Alloh dengan memperbanyak amal ibadah, khususnya ibadah sunnah. Karena ia bisa menjadi perisai diri dari berbagai godaan.
Do'a dan tawakal
Rezeki, maut, termasuk jodoh manusia sudah diatur oleh Alloh, dan Dia maha mengetahui yang terbaik bagi hambaNya, yang bisa kita lakukan adalah berikhtiar dan berdoa, kemudian bertawakal kepadaNya. Hanya kepada Alloh kita berserah diri dan mohon pertolongan. Berdoalah agar segera dikaruniai jodoh yang shalih, yang baik agamanya, dan bisa membawa kebahagiaan bagi kita di dunia dan akhirat. Yakinlah Alloh akan memberikan yang terbaik. Bukankah Dia akan mengikuti persangkaan hambaNya? Karena itu jangan pernah berburuk sangka terhadap Alloh.
Mempersiapkan diri, membekali diri dengan ilmu
Bekali diri dengan ilmu, khususnya ilmu agama, terutama yang berkaitan dengan kerumah tanggaan. Lalu, bekali diri dengan keterampilan berumah tangga. Seorang suami tentu saja akan senang bila istrinya terampil dan cekatan. Terakhir, persiapkan diri menjadi istri shalihah dan sebaik-baik perhiasan bagi suami. Jangan lupa untuk merawat diri agar selalu tampil cantik dan segar. Tapi ingat, kecantikan itu tidak untuk diumbar sembarangan, persembahkan hanya untuk suami tercinta kelak.
Kepada para ikhwan
Bagi para ikhwan, ketahuilah sesungguhnya telah banyak akhwat yang siap. Mereka menunggu pinanganmu. Mereka menunggu keberanianmu. Tunggu apalagi jika engkau pun sudah siap menikah dan merindukan seorang istri? Ayolah, jangan ikhlaskan wanita-wanita shalihah itu dinikahkan dengan laki - laki yang tak baik agamanya. Ingat bahwa Alloh akan menolong seorang pemuda yang berniat menikah demi menyelamatkan agamanya. Karena itu, bersegeralah mencari pendamping yang bisa membantumu bertaqwa kepada Alloh.
Wanita, sebagai makhluk Alloh yang cenderung ingin diayomi atau dilindungi, tentu wajar berharap pula akan kehadiran seorang ikhwan dalam hidupnya. Dan saat menanti adalah ujian berat bagi seorang gadis. Sebagai bunga yang sedang mekar atau yang mungkin telah mekar sekian lama, seringkali ia terlena dengan tawaran manis si kumbang yang datang mempesonanya. Sayang, kebanyakan kumbang-kumbang itu sekedar ingin menggoda saja. Malah ada pula yang sekedar ingin menghisap madunya tanpa mau bertanggung jawab. Na'udzubillah! Begitulah fakta di masa kini. Realita fitnah syahwat yang terjadi di mana-mana hingga banyak wanita kehilangan kehormatannya. Karena itu, setiap gadis muslimah hendaknya pandai-pandai menjaga diri dan selalu berhati-hati, jangan sampai tertipu. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang gadis muslimah dalam penantian?
Memperbanyak amal ibadah
Seorang muslimah dalam masa penantian hendaknya semakin mendekatkan diri kepada Alloh. Pendekatan diri kepada Alloh dengan memperbanyak amal ibadah, khususnya ibadah sunnah. Karena ia bisa menjadi perisai diri dari berbagai godaan.
Do'a dan tawakal
Rezeki, maut, termasuk jodoh manusia sudah diatur oleh Alloh, dan Dia maha mengetahui yang terbaik bagi hambaNya, yang bisa kita lakukan adalah berikhtiar dan berdoa, kemudian bertawakal kepadaNya. Hanya kepada Alloh kita berserah diri dan mohon pertolongan. Berdoalah agar segera dikaruniai jodoh yang shalih, yang baik agamanya, dan bisa membawa kebahagiaan bagi kita di dunia dan akhirat. Yakinlah Alloh akan memberikan yang terbaik. Bukankah Dia akan mengikuti persangkaan hambaNya? Karena itu jangan pernah berburuk sangka terhadap Alloh.
Mempersiapkan diri, membekali diri dengan ilmu
Bekali diri dengan ilmu, khususnya ilmu agama, terutama yang berkaitan dengan kerumah tanggaan. Lalu, bekali diri dengan keterampilan berumah tangga. Seorang suami tentu saja akan senang bila istrinya terampil dan cekatan. Terakhir, persiapkan diri menjadi istri shalihah dan sebaik-baik perhiasan bagi suami. Jangan lupa untuk merawat diri agar selalu tampil cantik dan segar. Tapi ingat, kecantikan itu tidak untuk diumbar sembarangan, persembahkan hanya untuk suami tercinta kelak.
Kepada para ikhwan
Bagi para ikhwan, ketahuilah sesungguhnya telah banyak akhwat yang siap. Mereka menunggu pinanganmu. Mereka menunggu keberanianmu. Tunggu apalagi jika engkau pun sudah siap menikah dan merindukan seorang istri? Ayolah, jangan ikhlaskan wanita-wanita shalihah itu dinikahkan dengan laki - laki yang tak baik agamanya. Ingat bahwa Alloh akan menolong seorang pemuda yang berniat menikah demi menyelamatkan agamanya. Karena itu, bersegeralah mencari pendamping yang bisa membantumu bertaqwa kepada Alloh.
Langganan:
Komentar (Atom)













